Kiat Mengajar Anak untuk Berpuasa


Kiat Mengajar Anak untuk Berpuasa

ajari anak untuk berpuasa

Ramadhan adalah waktu di mana umat Islam melakukan puasa selama 30 hari. Di bulan ini, puasa menjadi kewajiban bagi orang yang sudah pubertas. Tetapi berbeda dengan anak-anak yang belum pubertas. Meski begitu, mengajar puasa sejak kecil bisa dilakukan.

Tapi, bagaimana cara mengajari mereka bangun di waktu subuh, menahan rasa lapar dan haus hingga matahari terbenam selama 30 hari? Apakah mereka ingin mengikuti arahan kami? Jangan khawatir, berikut adalah tips untuk mengajar anak-anak berpuasa.

Berikan contoh

Ajari anak tentang sesuatu yang harus sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangannya. Ada beberapa tahapan yang berbeda tentang cara mengajar anak-anak. Namun, pada dasarnya, cara anak-anak belajar adalah meniru, lalu menerapkan.

Meniru adalah kemampuan belajar yang sudah ada. Anak-anak akan meniru orang tua mereka. Selain meniru, anak-anak akan memperhatikan suasana. Perubahan yang terjadi pada bulan Ramadhan akan disadari oleh anak, serta kegiatan yang dilakukan oleh orang tuanya dengan suasana yang berubah.

ajari anak untuk berpuasaBerikan Contoh (sumber: dictio.id)

Pada awalnya anak akan menyadari mengapa tiba-tiba sepanjang malam, orang-orang mulai membuat keributan dan makan. Kemudian, pagi menjelang siang menjadi sangat sunyi dan tenang. Kemudian sore, orang-orang telah kembali ke aktivitas mereka. Ketika suasana berubah demikian, orang tuanya melakukan aktivitas yang tidak seperti biasanya. Mereka subuh di malam hari, lalu tidak makan sampai shalat subuh. Seiring waktu, ia akan meniru kegiatan mereka.

Meski meniru, anak-anak tidak akan langsung berpuasa penuh. Mereka akan mengeluh merasa lapar dan tidak apa-apa jika kita memberi mereka makan.

Ajarkan disiplin

Konsep puasa memiliki konsep yang sama dengan berlatih disiplin. Di bulan Ramadhan, kita diharuskan melakukan serangkaian kegiatan selama 30 hari. Kegiatan berulang ini menciptakan ritme yang dapat membuat kita disiplin.

Mengajari anak untuk berpuasa dapat dilakukan dengan mempraktikkan disiplin. Bagaimana caranya? Yaitu dengan membuat irama. Tentukan kegiatan berulang, yang harus dilakukan oleh anak. Misalnya bangun pagi, sarapan, lalu mandi pagi. Kemudian makan siang dan tidur siang. Setelahnya mandi sore, makan malam, dan tidur malam ini.

ajari anak untuk berpuasaDisiplin Mengajar (sumber: WisKlik.com)

Jika kegiatan yang disebutkan di atas terus dilakukan, maka kegiatan tersebut akan menciptakan ritme. Anak-anak akan terbiasa dengannya, dan ia akan didisiplinkan. Jika itu melanggar, kita bisa mengingatkannya untuk mengikuti kegiatan yang sudah terstruktur dengan kuat.

Selain itu ada juga beberapa game yang bisa melatih disiplin. Misalnya permainan patung, di mana akan ada satu orang yang menjadi kucing, jika dia tidak diam seperti patung. Atau permainan lampu merah-hijau, di mana jika kita mengatakan, "Lampu merah", anak tidak boleh melakukan apa-apa, dan "lampu hijau," anak diizinkan untuk melakukan sesuatu.

Berikan Respon yang Benar

Jika anak-anak meniru dan menerapkan disiplin, kita dapat merespons ketika mereka tidak melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan. Misalnya, ketika mereka bergabung dengan makanan, dan ingin makan pada jam 10 pagi, kita dapat mengatakan, "Saudari, Baik puasa, itu berarti makan setelah sholat. "Tetapi jika mereka tidak kuat, mereka mengeluh bahwa perut mereka sakit dan terlihat sangat lemah, kita seharusnya tidak memaksa mereka.

Setelah mereka berhasil puasa, apakah puasa atau tidak, sudah sepantasnya kita memberikan respon yang tepat, yaitu penghargaan. Sehingga mereka mengerti apa yang harus dia raih. Selain itu, kita tidak perlu memaksa anak untuk memahami esensi puasa sampai usia yang cukup. Anak-anak tidak dapat berpikir secara abstrak sampai mereka berusia 11 tahun.

intipesan comMemberikan Respon yang Tepat (Sumber: intipesan.com)

Karena itu, ketika mereka masih di bawah umur, yang penting adalah menanamkan perasaan bahagia. saat puasa. Jadi, mereka tidak mau ketinggalan merasakan kebahagiaan itu. Tapi, kita bisa menanamkan konsep puasa sejak dini dengan menyanyikan lagu-lagu yang sesuai, misalnya lagu Ada Anak Bertanya kepada Ayahnya oleh Bimbo.

Demikian tips yang bisa dilakukan saat mengajar anak berpuasa. Semuanya dimulai dengan sebuah contoh. Kemudian tentukan aktivitas berulang dan merespons sesuai. Namun, ketika anak-anak berlatih, ada saatnya mereka lelah dan lesu.

Karena itu, kita harus bisa melakukan kegiatan yang bisa dilakukan oleh anak saat puasa agar bisa mengalihkan mereka dari kelaparan dan kehausan. Salah satunya adalah belajar dengan cara yang menyenangkan, seperti belajar menggunakan aplikasi ruang belajar. Ada video animasi pembelajaran yang menyenangkan dan materi diajarkan oleh Guru Guru yang berpengalaman. Ayo, bergabung sekarang!


Like it? Share with your friends!

0

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

More From: Ruang Guru

DON'T MISS