Biologi Kelas 11 | Bagaimana burung dan serangga bernapas?


Biologi Kelas 11 | Bagaimana burung dan serangga bernapas?

sistem pernapasan hewan

Artikel Biologi kelas XI ini menjelaskan mekanisme pernapasan pada burung dan serangga.

Semua makhluk hidup tentu perlu bernafas untuk bisa bertahan hidup. Alasannya karena saat bernafas, kita akan menghirup oksigen yang berguna bagi tubuh untuk mengubah nutrisi menjadi energi. Nah, energi inilah yang kita butuhkan untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Peralatan pernapasan dari setiap makhluk hidup juga berbeda, begitu juga dengan proses pernapasan. Manusia, misalnya, menggunakan paru-paru sebagai organ pernapasan utama. Karena itu, penting bagi kita untuk selalu menjaga kesehatan paru-paru kita untuk menghindari gangguan sistem pernapasan nanti.

Pada artikel sebelumnya, Anda memiliki pemahaman yang baik tentang organ-organ sistem pernapasan pada manusia dan mekanismenya. Nah, kali ini, kita akan beralih ke materi selanjutnya, yaitu mengetahui sistem pernapasan pada hewan. Wow … Ini sangat menarik! Eits, tapi, pertama kita akan membahas pernapasan pada burung dan serangga, ya. Diskusi untuk kelompok hewan lainnya akan ditulis pada artikel berikutnya. Jadi, tunggu saja Blog Ruangguru!

Baca juga: Ini Terjadi pada Organ jika Anda Berhenti Merokok

sistem pernapasan hewan

Siapa yang suka memelihara burung? Ternyata, organ pernapasan utama burung dengan manusia, yaitu paru-paru. Paru-paru burung adalah sepasang dan terletak di rongga dada dilindungi oleh tulang rusuk. Paru-paru burung juga ditutupi oleh membran yang diberi nama pleura dan terkait dengan kantung udara.

organ sistem pernapasan burung

Burung punya dua pasang lubang hidung yang terletak di dasar paruh atas paruh (lubang hidung bagian luar) dan langit-langit mulut rongga (lubang hidung bagian dalam). Saluran pernapasan utama (trakea) seekor burung dalam bentuk pipa yang terdiri dari tulang rawan berbentuk cincin diselimuti otot-otot halus. Di bagian bawah trakea ada siring yang berfungsi untuk membuat suara.

Paru-paru burung terdiri dari bronkus primer, bronkus sekunder, dan parabronchi. Bronkus primer adalah saluran percabangan dari trakea. Percabangan ini membagi bronkus primer menjadi dua, yaitu bronkus kiri dan kanan. Kemudian, cabang bronkus primer lepas lagi bronkus sekunder (mesobronchus). Paru-paru burung tidak memiliki alveoli, tetapi digantikan oleh kapal udara (parabronkus). Nah, parabronchus ini berkaitan dengan pembuluh darah kapiler, sehingga proses pertukaran gas bisa terjadi difusi.

Seperti disebutkan sebelumnya, paru-paru burung berhubungan dengan kantong udara. Kantung udara nomor sembilan. Aduh! sangat banyak, ya. Dua kantong udara terletak di leher, satu di tulang selangka, dua di rongga dada depan, dua di rongga dada belakang, dan dua di perut. Kantung udara memiliki beberapa fungsi, yaitu:

1) Membantu pernapasan saat terbang karena menyimpan banyak oksigen.

2) Perkuat suara dengan memperbesar ruang siring.

3) Pertahankan suhu tubuh dengan mencegah hilangnya panas tubuh secara berlebihan.

4) Sesuaikan kepadatan tubuh dengan memperbesar atau mengurangi kantong udara.

Anda juga perlu mengingatnya, meskipun kantong udara ini membantu pernapasan burung saat terbang, tetapi di sana tidak ada proses difusi terjadi, Iya.

Nah, teman-teman, sekarang Anda sudah tahu apa organ-organ dalam sistem pernapasan burung itu. Selanjutnya, mari cari tahu bagaimana mekanisme atau proses pernapasan burung.

Mekanisme pernapasan burung

Mekanisme bernapas pada burung dibagi menjadi dua, yaitu saat istirahat dan saat terbang.

sistem pernapasan burung

Saat istirahat, fase inspirasi (inhalasi) terjadi ketika tulang rusuk bergerak ke bawah. Akibatnya, rongga dada membesar dan paru-paru membesar. Paru-paru yang membesar menyebabkan udara masuk. Kemudian, udara yang kaya oksigen diserap sebagian oleh paru-paru dan terjadi pertukaran gas. Sementara itu, beberapa disalurkan ke kantong udara belakang. Nah, udara yang sudah ada di kantung udara belakang mengalir lagi ke paru-paru dan menuju kantung udara depan. Di sana, udaranya tidak mengandung banyak oksigen.

Fase ekspirasi (pernafasan) terjadi ketika tulang rusuk kembali ke posisi semula, rongga dada menyusut, dan paru-paru mengempis. Akibatnya, udara dari kantong udara memasuki paru-paru. Di sana, juga proses pertukaran gas O2 dengan CO2 dengan difusi. Udara yang mengandung CO2 akan dilepaskan melalui paru-paru, ke trakea, dan akhirnya melewati hidung.

sistem pernapasan burung

Saat terbang, pernapasan burung dibantu oleh kantong udara. Ini karena ketika mengepakkan sayap, gerakan otot sayap menekan paru-paru, sehingga menghambat masuknya udara. Akibatnya, burung tidak bisa bernapas dengan baik.

Saat sayap terangkat, ada fase inspirasi. Kantung udara ketiak mengembang, sementara kantung udara di antara tulang chakoid terjepit. Udara luar kemudian memasuki kantong udara di ketiak dan mengalir ke kantong udara di perut (perut). Sebagian kecil udara akan mengalir ke paru-paru dan kantung udara lainnya. Selanjutnya, kantung udara kemudian mengempis dan udara akan memasuki paru-paru untuk difusi.

Ketika sayap diturunkan, fase kedaluwarsa dimulai. Kantung udara ketiak terjepit, sementara kantung udara di antara tulang choroid berkembang. Karena kantong udara di ketiak terjepit, maka udara yang sebelumnya ada mengalir ke paru-paru. Ada proses pertukaran gas. Nah, udara dari paru-paru kemudian mengisi kantong udara dada, sehingga kantong udara di dada mengembang. Selanjutnya, udara kotor mengalir keluar melalui bronkus, trakea, lalu ke hidung.

Semakin tinggi burung terbang, semakin cepat burung itu mengepakkan sayapnya, untuk mendapatkan lebih banyak oksigen. Udara yang dihirup dari luar, sebagian kecil tetap di paru-paru dan sebagian besar akan diteruskan ke kantong udara sebagai cadangan. Sementara itu, udara di kantong udara hanya dimanfaatkan ketika oksigen di paru-paru telah berkurang, yaitu saat burung terbang.

sistem pernapasan hewan

Adakah yang bisa menyebutkan, apa saja hewan yang termasuk dalam kelompok serangga (serangga)? Mungkin ada orang yang menyebut kecoak, kupu-kupu, belalang, nyamuk atau lalat? Ya, semua jawaban Anda benar.

Hewan-hewan Arthropoda, seperti serangga, memiliki sistem pernapasan yang lebih sederhana. Serangga memiliki organ pernapasan dalam bentuk trakea. Apa itu trakea? Trakea adalah pembuluh halus berbentuk tabung yang bercabang dan mengisi seluruh bagian tubuh serangga. Dinding trakea tersusun atas kitin. Trakea dihubungkan oleh lubang kecil yang disebut stigma atau spirakel yang berfungsi sebagai tempat masuknya udara.

organ sistem pernapasan serangga

Stigma ditempatkan berpasangan di sisi kanan dan kiri setiap segmen tubuh serangga. Namun, tidak semua serangga memiliki stigma di setiap segmen tubuhnya (hanya beberapa segmen). Stigma memiliki bulu yang berfungsi menyaring debu dan kotoran. Stigma juga bisa dibuka dan ditutup karena katup (katup) diatur oleh otot. Umumnya, stigma akan terbuka ketika serangga terbang dan tertutup saat beristirahat.

Jika Anda melihat gambar di atas, serangga juga punya kantong udara, Iya. Kantung udara ini terbentuk dari trakea dan berfungsi untuk menjaga pasokan udara. Terutama untuk organ yang membutuhkan banyak oksigen.

Tracheolus adalah cabang trakea yang kompleks dan tipis. Tracheolus berhubungan langsung dengan sel-sel jaringan tubuh dan tidak dilapisi dengan kitin. Trakeolus ini mengandung udara dan cairan. Di dalam trakeolus, ada proses difusi antara gas O2 dan CO2. Nah, cairan itu digunakan untuk membasahi tracheolus sehingga proses difusi O2 berjalan lancar. Karena itu, pada serangga, oksigen tidak beredar melalui darah, tetapi sistem trakea.

Mekanisme Respirasi Serangga

Mekanisme pernapasan serangga besar diatur oleh gerakan otot perutsedangkan pernapasan serangga berukuran kecil dapat dilanjutkan tanpa gerakan ini. Gerakan otot ini berfungsi untuk mengatur dan mempertahankan jumlah udara yang masuk ke dalam tubuh.

Ketika otot-otot katup stigma rileks, stigma akan terbuka dan udara akan masuk melalui empat pasang stigma tubuh depan. Proses ini bisa kita sebut sebagai awal dari fase inspirasi. Udara yang mengandung oksigen kemudian bergerak menuju trakea, lalu dialirkan ke tracheolus. Di sana, udara mengalami proses difusi dan pertukaran gas dari O2 ke CO2.

Gerakan otot perut (perut) yang seperti memompa (kontraksi-relaksasi) akan membantu mengatur aliran udara di dalam tubuh. Jika perut rileks, trakea akan berukuran normal. Ini menyebabkan tekanan udara di dalam tubuh serangga menjadi lebih kecil daripada tekanan udara di luar. Akibatnya, oksigen akan diserap ke dalam trakea. Sebaliknya, jika perut berkontraksi, trakea akan rata dan udara yang mengandung karbon dioksida di dalam tubuh akan dikeluarkan. Udara kotor ini akan keluar melalui enam pasang stigma di bagian belakang tubuh. Otot katup stigma akan berkontraksi dan stigma akan menutup (fase kedaluwarsa berakhir).

pernapasan serangga

Proses pernapasan serangga (sumber: tabletopwhale.com)

Sama seperti burung, ketika serangga terbang, mereka membutuhkan lebih banyak O2 daripada saat beristirahat. Otot yang menggerakkan sayap akan membuat kantong udara mengembang dan mengempis untuk menjaga ketersediaan udara saat terbang. Oh ya, ada satu fakta menarik terkait serangga. Karena saluran pernapasan serangga terletak di bagian tubuhnya, memotong kepala serangga tidak akan membuat mereka mati segera. Proses pernapasan masih berlangsung. Namun, seiring waktu, mereka juga akan mati kelaparan atau kehausan.

Oke teman, ini akhir dari diskusi kita kali ini. Sangat menarik bukan? Jika Anda masih merasa bingung atau tidak jelas dengan materi yang saya jelaskan di atas, mari tanyakan langsung pada aplikasi ruoburu digitalbootcamp! Di sana, Anda akan bergabung dengan grup pembelajaran interaktif dengan tutor yang selalu siaga dan teman-teman di seluruh Indonesia.


Like it? Share with your friends!

0

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

More From: Ruang Guru

DON'T MISS