Laksamana Malahayati, Srikandi dari Tanah Rencong


Laksamana Malahayati, Srikandi dari Tanah Rencong

Laksamana benar-benar bertugas - sundulan

Artikel berikut akan menceritakan beberapa fakta tentang Laksamana Malahayati. Dia adalah pahlawan nasional dari Tanah Rencong, Aceh. Apa fakta tentang dia? Lihat ulasan di artikel berikut.

Kita berdua tahu bahwa R.A. Kartini yang memelopori emansipasi wanita. Perjuangan Kartini untuk menyamakan wanita dengan pria di semua bidang, sekarang kita berdua bisa merasakan.

Tapi….

Ada teman, sebelum R.A. Kartini juga memiliki seorang wanita dengan tekad dan tekad untuk mengambil alih peran pria pada saat itu. Tidak berpendidikan atau tentang pekerjaan. Lebih dari itu.

Perang.

Laksamana sebenarnya hidup gifAyo berperang

(sumber: giphy.com)

Bahkan menjadi panglima perang. Ya Ini bukan kisah tentang dunia pewayangan yang mengangkat kisah Srikandi, istri Arjuna yang juga merupakan panglima perang ketika perang Bharatayudha pecah.

Peran yang sama dimainkan oleh seorang wanita dari Tanah Rencong bernama Keumala Hayati, kita lebih mengenalnya dengan nama Laksanama Malahayati. Ada beberapa fakta menarik di sini. Baca sampai selesai.

1. Istana Putri Jiwa Satria

Sang putri istana harus identik dengan kemewahan dan kemewahan hidup. Benarkah itu? Beda dengan Malahayati. Dia adalah wanita dengan semangat prajurit yang tinggi. Ayahnya, Laksamana Mahmud Syah adalah keturunan dari pendiri Kesultanan Aceh Darussalam, Sultan Ibrahim Ali Mughayat Syah.

Dilansir dari laman Tirto.id menjelaskan bahwa sejak kecil Malahayati tidak suka mendandani cucu seperti wanita saat ini yang sangat panik jika alis mereka kurang bandel.

Laksamana sebenarnya hidup memeDia sangat senang berlatih keterampilan perang dan berkuda.

Tujuannya juga tidak umum seperti kebanyakan wanita. Jika wanita umumnya bercita-cita menjadi wanita karir atau hanya memiliki 100.000 pengikut di Instagram, well Malahayati memiliki cita-cita menjadi panglima perang.

Kamu?

2. Komandan Angkatan Perang Janda

Silakan tersenyum atau bahkan tertawa. Mungkin terdengar sedikit lucu bagi sebagian orang untuk mendengar pasukan perang para janda. Tetapi, di bawah kepemimpinan Malahayati, Portugis dan Belanda pada saat itu dalam keadaan hiruk-pikuk.

sang laksamana bahkan hidup - inong balee"Kenapa pasukan janda sis?"

Ya karena jika pasukan lebih cocok bagi siswa untuk belajar bersama dalam obrolan kelompok yang dipandu oleh seorang tutor saudara yang berpengalaman. Tidak percaya? Jadi bergabunglah ruangguru digitalbootcamp sekarang. Karenanya, Malahayati lebih memilih untuk melatih para janda untuk menjadi pasukannya.

Baca Juga: 5 Fakta tentang Tjilik Riwut, Sosok yang Mengembangkan Kalimantan Tengah

Jadi, seperti ini, Malayahati ditinggalkan oleh suaminya yang meninggal saat berperang melawan penjajah. Dia melihat perasaan yang sama terhadap wanita lain yang berbagi nasib yang sama dengannya. Karena itu, Malahayati membentuk pasukan perang para janda yang telah dibunuh oleh suaminya. Pasukan itu bernama Inong Balee

Laksamana benar-benar hidup - Anda tahu

3. Duel One Lawan Satu dengan Cornelis de Houtman

Houtman bukan pengacara yang mendapat julukan "Sugar Daddy", lho

Coba baca buku sejarah lagi, jangan tonton sebagian besar akun gosip di Instagram.

de Houtman adalah kapten kapal Belanda yang datang ke Aceh Darussalam pada 1599. Awalnya de Houtman dan pasukannya memiliki hubungan yang baik dengan kesultanan. Tapi semuanya berubah. Setelah Malahayati menerima perintah dari Sultan Alauddin, ia segera mengepung kapal de Houtman yang masih bersandar di bahu Anda, eh di Pelabuhan Selat Malaka.

sang laksamana bahkan hidup - cornelis de houtmanPasukan Malahayati, yang terdiri atas para janda yang berani mati, mengalahkan de Houtman. Hingga Malahayati berhasil mendorong masuk ke kapal de Houtman dan berhadapan satu lawan satu.

Akhirnya Malahayati menang. Sejak itu disematkan gelar Laksamana ke Malahayati untuk jasanya. Butuh ratusan tahun bagi Malahayati untuk mendapatkan gelar Pahlawan Nasional. Pada 2017, tepatnya pada 6 November, gelar Pahlawan Nasional diberikan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Kita harus bangga bahwa tidak hanya Cut Nyak Dien, Dewi Sartika, atau bahkan R. Kartini yang memperjuangkan hak-hak perempuan. Jauh sebelum itu, Malahayati telah memberikan terobosan luar biasa bagi perempuan untuk bisa memperjuangkan bangsa dan negara.

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

More From: Ruang Guru

DON'T MISS

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format